Tips Mengendarai Mobil di Musim Hujan

Seperti halnya sedia payung sebelum hujan, pengemudi mobil juga perlu mempersiapkan “payung” ketika menghadapi musim penghujan seperti saat ini. “Payung” yang dimaksud di sini adalah persiapan agar mobil tetap bisa dikendarai di tengah musim penghujan.

Business Development Division Head Adira Insurance, Tanny Megah Lestari mengungkapkan, ada tiga “payung” yang perlu disiapkan pengemudi mobil sebelum mengemudikan kendaraan di musim penghujan.

Pertama, pengendara harus memperhatikan kondisi kendaraan sebelum berkendara. Tanny menjelaskan, pengendara harus mengecek kondisi kendaraan mulai dari kondisi ban, lampu dan wiper. Selanjutnya, pengendara juga harus memperhatikan kondisi kesehatan.

“Pengendara harus berada dalam keadaan yang fit karena berkendara dalam kondisi hujan membutuhkan konsentrasi dan kehati-hatian yang lebih tinggi dibanding kondisi normal,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Kemudian, hal yang tak kalah penting harus dipersiapkan oleh pengendara adalah perlindungan asuransi. Pasalnya, meski sudah mengecek kondisi kendaraan dan menjaga kondisi tubuh, namun risiko bisa datang kapan saja. Apalagi di tengah musim penghujan seperti saat ini, pengendara harus memiliki perlindungan asuransi.

Pentingnya Asuransi Mobil

Menurut Tanny, produk asuransi mobil dalam hal ini bisa memberikan perlindungan menyeluruh mulai dari kecelakaan di jalan raya, huru hara, kerusuhan, hingga perlindungan untuk pengemudi dan penumpang kendaraan tersebut.

Pengendara yang ingin mendapatkan perlindungan dari bencana alam bisa memperluas asuransinya dengan manfaat dari risiko bencana alam.

“Dengan perluasan bencana alam, pengendara bisa dijamin dari kerugian karena bencana alam, termasuk hujan es, banjir, dan lainnya. Tanpa adanya perluasan manfaat, maka tidak akan dijamin,” kata dia.

Namun demikian, Tanny menyelipkan saran agar pengendara bisa mulus dalam melakukan klaim asuransi mobil. Hal tersebut adalah dengan cara tidak memaksakan menyalakan kendaraan bermotor di tengah banjir.

Menurut Tanny, apabila terjebak di tengah banjir, pengendara jangan mencoba untuk menyalakan mesin mobil karena dapat mengakibatkan kondisi water hammer pada mesin yang akan memperparah kerusakan.

“Apabila berada di genangan air yang rendah, sebisa mungkin tinggalkan kendaraan, kunci kendaraan, tunggu hingga air surut dan menelpon pihak asuransi atau derek untuk mengangkut mobil untuk diperbaiki,” ucap dia.

Selain itu, pengendara sebisa mungkin jangan menerobos banjir. Pasalnya, apabila sengaja menerobos banjir sehingga kendaraan menjadi rusak, maka kendaraan tersebut masuk dalam pengecualian yang tidak dijamin dalam polis asuransi.

Nah, menurut kamu bagaimana tips mengendarai mobil saat musim hujan di atas? Apabila kamu berencana untuk mengganti mobil lama kamu dengan yang baru, silakan jual lewat BeliMobilGue.co.id. Di sini, kamu bisa jual mobil cuma dalam 1 jam, dengan aman dan nyaman!