Chevrolet Corvette Generasi Ke-7 Terakhir Laku US$2,7 Juta dalam Lelang

Chevrolet Corvette generasi ke-7 terakhir laku US$2,7 juta atau setara Rp38,16 miliar dalam lelang untuk amal. Di sisi lain, pabrikan asal AS ini sedang mempersiapkan peluncuran perdana Corvette generasi berikutnya pada tanggal 18 Juli mendatang.

Chevrolet menggandeng Barrett-Jackson Auction Company, perusahaan lelang mobil untuk kolektor selama hampir 50 tahun. Mereka melelang produksi terakhir dari Corvette Gen 7 yakni Chevrolet Corvette Z06 coupe 2019 di pasar lelang Northeast pada 28 Juni lalu. Seluruh hasil penjualan akan disumbangkan kepada yayasan Stephen Siller Tunnel to Towers Foundation.

Siller adalah seorang pemadam kebakaran di New York City yang kehilangan nyawanya dalam upaya penyelamatan aksi teror gedung WTC pada 11 September 2001. Yayasan tersebut dibangun oleh keluarganya untuk membantu para petugas yang cedera

General Motors Chairman and CEO General Motors (GM), Mary Barra mengatakan pihaknya sangat mendukung Stephen Siller Tunnel to Towers Foundation dan komitmennya. Hal itu terutama terhadap anggota prajurit yang terluka dan cacat, para petugas pemberi pertolongan pertama pada kecelakaan beserta keluarga mereka.

“Hasil lelang Corvette yang ikonik ini akan membantu yayasan tersebut melanjutkan programnya dan membuka jalan bagi Corvette generasi selanjutnya yang akan kami perkenalkan pada 18 Juli 2019,” jelasnya.

Sejarah Lelang Corvette

CEO Barrett-Jackson, Craig Jackson menyatakan selama lebih dari 20 tahun, pihaknya telah dipercaya untuk menyediakan sebuah sebuah wadah. Di mana kendaraan yang dimaksudkan dapat dijual untuk penggalangan dana, dan Corvettes telah menjadi mobil andalan dalam acara tersebut.

“Sejak tahun 2013, kami telah bekerja sama dengan GM dengan menjual model produksi pertama Corvette Gen 7 yakni Stingray tahun 2014. Di mana 100 persen hasil penjualannya senilai US$1,1 juta disumbangkan untuk kegiatan amal,” katanya.

Corvette yang terjual pada saat lelang hingga di atas US$1 juta untuk kepentingan amal merupakan hal yang umum dilakukan. Di industri mobil koleksi hal itu sering dilakukan guna menarik perhatian kalangan kolektor.

“Corvette sudah dikenal sebagai mobil sport Amerika dan juga merupakan ikon untuk beberapa generasi masyarakat Amerika. Mobil ini juga telah dikoleksi sejak jaman dulu kala,” kata Jackson.

Jackson menambahkan, Corvette generasi pertama dan kedua menjadi obyek buruan telah sangat diminati oleh para kolektor selama bertahun-tahun karena jumlah produksinya yang terbatas. Mobil keluaran tahun 1953-1962 dan 1963-1967 itu sebagian besar komponennya masih original, sehingga disebut “matching numbers”. Model itu juga dilengkapi big block engine seri 427 dengan sistem injeksi bahan bakar.

Model ini sangat populer di kalangan kolektor generasi “Baby Boomer” yang tumbuh bersama mereka. Sementara itu, Corvette generasi ketiga (1968-1982) semakin bernilai di mata para kolektor Gen X dan Millenial yang lebih muda. Nomor seri awal dan akhir produksi seperti Corvette generasi ke-7 pertama dan terakhir juga dapat meningkatkan minat kolektibilitas kendaraan.