Ketahui Ciri-ciri Mobil Bekas yang Masih Bagus Berikut Ini!

Setiap orang memiliki ragam pendapat terkait ciri-ciri mobil bekas yang masih bagus. Kilometer masih kecil, kondisi mesin terpantau aman, hingga tahun produksi tak jauh dari dua sampai tiga tahun ke belakang adalah beberapa faktor yang kerap diambil.

Kendati begitu, berbagai macam alasan ini bisa berbeda di setiap mata khalayak. Bisa jadi, kamu adalah orang yang senang dengan mobil tua atau spesifikasi-spesifikasi tertentu? Apapun itu, kamu harus tau ciri-ciri mobil bekas yang masih bagus!

Jangan sampai salah pilih, ya. Pasalnya, banyak pula orang tertipu dengan iming-iming kendaraan roda empat. Jeli dengan kondisi pasar otomotif saat ini adalah kunci untuk memahami banyak hal, contohnya mobil bekas.

Baca Juga: 5 Tips Membeli Mobil Bekas Berkualitas.

Jeli dan Teliti, Kunci Mencari Mobil Bekas Saat Ini!

Ceritanya, kamu telah memutuskan untuk membeli mobil bekas dan mulai memburu satu. Langkah selanjutnya akan lebih sulit daripada keputusan membeli mobil. Tentu saja, itu karena kamu menginginkan kendaraan dalam kondisi terbaik dengan harga terendah!

Pilihan tersebut memang berat, sehingga satu-satunya cara yang bisa bikin hati tenang adalah mengetahui ciri-ciri mobil bekas yang masih bagus. Sejak awal, berhati-hatilah saat membeli kendaraan bekas. Pikirkan secara matang dan kalau perlu, tanyakan pada ahlinya.

Sementara itu, kebutuhan gaya hidup dan anggaran mesti berada di atas daftar hal-hal yang perlu dipertimbangkan, kamu perlu memahami beberapa langkah sederhana untuk memastikan mobil bagus dengan harga sesuai dana pribadi.

Biar enggak bingung, sudah saatnya kita memahami ciri-ciri mobil bekas yang masih bagus di pasaran. Apa sajakah itu? Simak selengkapnya sebagai berikut ini.

Ciri-ciri Mobil Bekas yang Masih Bagus di Pasaran

Sudah tau ciri-ciri mobil bekas yang masih bagus? Jika kamu masih merasa bimbang dan ragu, ikuti cara memilih secara tepat lewat artikel ini!

1. Memiliki riwayat yang baik

Ciri-ciri mobil bekas yang masih bagus adalah punya riwayat baik di tangan pemilik sebelumnya. Maka dari itu, dapatkan sebanyak mungkin informasi dari orang yang menjual dan kemudian lakukan riset sendiri. Ada beberapa cara untuk mengetahui hal tersebut.

Pertama, kamu bisa memeriksa surat-surat dan melakukan sinkronisasi dengan kantor polisi. Jika terbilang aman, maka kamu bisa lanjut ke tahap selanjutnya untuk memeriksa kondisi mobil.

2. Minim kerusakan fisik

Kelilingi sekitar mobil, awasi semua noda atau keripik cat yang berkarat. Kendati begitu, kamu bisa membicarakan dengan pemilik sebelumnya jika ada bercak karat kecil karena itu dapat diperbaiki dengan mudah. Lebih baik cek dahulu, jangan langsung dibatalkan.

Namun bila ada tempat di mana logam benar-benar berkarat dan cukup signifikan dalam pandangan mata, ada baiknya mempertimbangkan kembali pembelian. Bisa juga melakukan negosiasi ulang dengan sang penjual terkait harga atau perbaikan khusus.

3. Eksterior mobil dalam kondisi prima

Sempatkan dirimu untuk berjalan mengitari mobil, lalu lihat kondisi eksterior ataupun bagian luar lainnya. Apakah semuanya baik-baik saja? Frame, kerangka, bumper, dan elemen sejenisnya perlu kamu pastikan berada dalam kondisi prima.

Tengok pula bagian dalam bagasi serta kap. Kalau perlu, kamu juga bisa meminta pada penjual untuk memperbaiki beberapa hal jika menemukan kendala-kendala tertentu.

4. Mesin mulus tanpa kendala

Mesin adalah bagian terpenting dari kendaraan apapun. Kamu bisa tes dengan cara mematikan mobil, letupkan kap mesin, dan periksa kebocoran cairan, korosi, selang, dan beberapa elemen lainnya. Hal ini dilakukan demi memastikan mesin mulus dan tanpa kendala.

Tak lupa, periksa oli dan transmisi untuk perubahan warna. Minyak pelumas harus berwarna cokelat muda, cairan transmisi harus berwarna merah muda atau merah. Jika pembelian sudah deal, mintalah pihak penjual untuk servis terlebih dahulu kalau perlu.

5. Kondisi ban masih layak

Tapak ban harus dipakai secara merata dan keempatnya harus cocok. Tapak yang tidak rata atau keausan ekstra pada beberapa ban sering menjadi penanda bahwa pemilik sebelumnya kurang piawai dalam mengemudi, contohnya kasar dalam berbelok.

Hati-hati, kondisi ban yang buruk biasanya juga terjadi akibat masalah kemudi, kenyamanan suspensi, hingga rangka. Mobil dengan ban yang tidak sejajar akan menarik ke kanan atau kiri saat mengemudi. Tentu saja, keadaan tersebut bikin kamu tak nyaman berkendara.

Baca Juga: 5 Mobil MPV yang Paling Nyaman Suspensinya.

6. Jarak tempuh mobil

Mobil rata-rata akan mencapai sekitar 20.000 km setiap tahun. Guna mengetahui apakah mobil tersebut memiliki jarak tempuh tinggi atau rendah, bagilah nomor pada odometer berdasarkan usia kendaraan.

Mobil berjarak tempuh tinggi biasanya hadir dengan kerusakan komponen mekanis yang lebih banyak. Setelah memahami hal tersebut, cari tahu lebih lanjut tentang mengapa jarak tempuh yang tinggi penting saat membeli mobil bekas.

7. Kelistrikan aman

Menyalakan radio ketika lagu favorit kamu dinyanyikan adalah salah satu kesenangan kecil dari penggunaan mobil. Pastikan elemen kelistrikan dan berbagai macam perangkat elektronik aman, tak lupa nyalakan AC lalu rasakan kadar dinginnya.

Mudah ‘kan? Sebagai tambahan, kamu bisa mengajak orang yang ahli baik itu teman maupun tenaga profesional untuk memastikan lebih lanjut. Selamat berburu mobil bekas! Tak lupa, akses BeliMobilGue.co.id untuk tahu informasi soal jual beli mobil dari sekarang.