Ini Pentingnya Memahami Polis Asuransi Mobil

Klaim asuransi adalah sebuah tindakan berupa permintaan resmi dari pelanggan kepada pihak perusahaan asuransi, yang bertujuan untuk melakukan penggantian biaya maupun pemberian santunan yang sesuai dengan polis asuransinya. Nah, berikut ini terdapat alasan pentingnya memahami polis asuransi mobil kamu.

Proses klaim menjadi hal yang penting saat terjadi suatu risiko pada objek pertanggunggan yang diasuransikan. Proses klaim wajib dilakukan oleh pelanggan pemegang polis kepada perusahaan asuransi melalui kanal komunikasi resmi perusahaan.

Sebelum analisa klaim dilakukan, perusahaan asuransi akan memeriksa validitas dari polis terlebih dahulu. Jika polis memenuhi syarat verifikasi dan klaim yang diajukan juga sudah sesuai dengan isi polis maka perusahaan asuransi pasti akan membayarkan klaim tersebut kepada pelanggan yang melakukan pelaporan klaim.

Business Development Division Head Adira Insurance, Tanny Megah Lestari menegaskan beberapa kasus yang terjadi adalah kurang telitinya pihak tertanggung terhadap polis yang mereka pegang. Padahal di dalam polis disebutkan berbagai hal terkait asuransi yang akan diklaim.

“Baik pelanggan maupun perusahaan asuransi harus sudah sepakat terlebih dahulu sebelum melakukan penutupan. Perusahaan sudah memberikan informasi sejelas-jelasnya dan pelanggan sudah mengerti dengan pasti isi dari polis tersebut. Selain kesepakatan tersebut, perusahaan asuransi juga harus memberikan kemudahan pelanggan yang ingin melakukan klaim,” jelasnya dalam keterangan resmi.

(Baca juga: Mudik Bermasalah? Ini 7 Tips Agar Klaim Asuransi Mobil Diterima)

Proyeksi Klaim Asuransi Pasca Mudik 2019

Tanny menambahkan, setiap mudik Lebaran memang terjadi peningkatan klaim asuransi mobil, dimana hal ini dianggapnya normal. Namun, melihat angka kecelakaan yang terjadi selama mudik semakin menurun, ia optimistis kenaikan klaim asuransi mobil pasca mudik kali ini tidak terlalu signifikan.

“Tidak hanya itu, infrastruktur jalan yang digunakan untuk mudik tahun ini juga jauh lebih baik,” jelasnya.

Per Mei 2019, terjadi sedikit peningkatan jumlah klaim dibandingkan bulan sebelumnya sekitar 5000 klaim. Sementara sepanjang 2019, rata-rata jumlah klaim yang diterima sekitar 4700 klaim.

“Kami memprediksi akan ada kenaikan yang lebih signifikan lagi setelah periode mudik Lebaran. Namun tren yang terjadi pun kenaikan jumlah klaim pada periode setelah Lebaran masih tergolong normal yang merupakan rutinitas tahunan,” ungkap Tanny.

Menurutnya, mungkin pelanggan akan berbondong-bondong untuk mengajukan klaim dan melakukan perbaikan kendaraannya. Namun dengan adanya aplikasi pengajuan klaim berbasis digital, Tanny yakin pelanggan akan lebih mudah lagi mengajukan klaim.