Ini Persyaratan Klaim Asuransi Mobil yang Terkena Banjir

Hujan deras yang mengguyur wilayah Jabodetabek beberapa hari yang lalu menyebabkan banjir di berbagai titik. Ketinggiannya pun bervariasi. Ada yang hanya sebatas mata kaki, tapi tidak sedikit juga yang sampai merendam rumah dan mobil kesayangan, sehingga membuat kita sakit hati.

Kondisi ini tentu bikin kita pusing bukan kepalang. Sebab, mobil yang terendam banjir berpotensi mogok atau mesin mati total. Tak berhenti sampai di situ, biaya servis mobil juga tergolong mahal sehingga bisa menambah beban pikiran kita.

Sebenarnya, hal tersebut tidak terlalu jadi masalah jika kamu punya asuransi mobil. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum kamu klaim asuransi mobil yang terkena banjir. Apa saja? Ini penjelasan lengkapnya.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Klaim Asuransi Mobil yang Terkena Banjir

Sebelum membahas cara klaim asuransi mobil yang terkena banjir, setidaknya ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui. Apa saja?

  • Sebelum klaim asuransi mobil, hal pertama yang harus kamu lakukan untuk klaim asuransi mobil yang terkena banjir adalah membaca kembali isi polis asuransi mobil kamu. Salah satu poin yang harus mendapatkan perhatian khusus adalah tentang pertanggungan kerusakan mobil akibat banjir. Biasanya, nih, poin ini akan disebut atau ditulis dengan ‘perluasan’.
  • Jika ternyata polis asuransi kendaraan kamu tidak mencakup perluasan akibat bencana banjir, segera hubungi pihak asuransi untuk meminta menambahkan poin tersebut.
  • Selain itu, perlu kamu ketahui juga bahwa akan ada biaya tambahan jika kamu hendak menambahkan poin perluasan pada polis asuransi kamu. Biaya tambahannya sekitar 0,3 persen dari harga pertanggungan.

Baca Juga: Kenali 5 Ciri Mobil Bekas yang Telah Terkena Banjir.

  • Meski kendaraan kamu sudah dilengkapi dengan asuransi yang menjamin kerusakan akibat banjir, bukan berarti kamu bisa sengaja menerobos genangan air. Sebisa mungkin kamu harus menghindari mobil dari genangan air. Sebab, klaim asuransi kendaraan bisa gugur jika ditemukan adanya unsur kesengajaan atau kamu memaksa menerobos banjir.
  • Tidak berhenti sampai di situ, jika mobil kamu terendam banjir saat sedang diparkirkan di dalam rumah, pastikan untuk tidak menyalakan atau starter mesin dalam alasan apapun. Sebab, hal tersebut akan berpotensi merusak kelistrikan yang masih basah akibat terendam banjir. Efeknya, pihak asuransi tidak akan mengcover kerusakan.

Cara Klaim Asuransi Mobil yang Terkena Banjir

Apakah kamu jadi salah satu korban banjir beberapa hari yang lalu? Jika iya, jangan panik. Kamu bisa klaim asuransi mobil yang terkena banjir. Berikut langkah-langkahnya.

  • Foto dan Video Mobil

Jika mobil kamu terendam banjir, jangan lupa untuk mendokumentasikannya lewat foto atau beberapa buah potongan video. Hal ini penting untuk kamu lakukan karena untuk klaim asuransi mobil, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi, salah satunya adalah dokumentasi. Ambil foto dan video sebanyak mungkin. Selain itu, rekam juga keadaan sekitar untuk memperkuat bukti bahwa saat itu memang air sedang tinggi. Bukti ini berguna untuk mempermudah pencairan klaim.

Baca Juga: 7 Cara Mengatasi Mobil yang Terkena Banjir.

  • Hubungi Call Centre

Langkah kedua adalah hubungi call centre atau kantor perwakilan asuransi. Informasikan dengan jelas kejadian, posisi kendaraan, dan kondisi genangan banjir yang merendam mobil kamu. Nantinya, operator akan memberi arahan untuk menghubungi bengkel rekanan terdekat agar mobil kamu bisa diderek atau segera ditangani oleh mekanik yang andal. Selain itu, jangan lupa untuk memutuskan aliran listrik di mobil termasuk aki. Hal ini bertujuan untuk menghindari risiko buruk seperti korsleting listrik.

  • Siapkan Dokumen Pendukung

Jika memungkinkan, segera siapkan dokumen yang dibutuhkan, seperti nomor polis asuransi atau kamu bisa mencatatnya. Sebab, saat mengurus klaim, kamu harus menyebutkan nomor polis asuransi mobil kamu. Sebab, jika kamu lupa nomor polis tersebut, prosesnya akan memakan waktu yang lebih panjang. Hal ini tentu akan merepotkan kamu.

Selain itu, perlu kamu ketahui bahwa proses pelaporan klaim ini harus sudah dilakukan maksimal 72 jam setelah kejadian. Namun, aturan ini bersifat fleksibel dan tergantung pada kebijakan perusahaan asuransi. Pastikan kamu tidak menunda-nunda pengajuan klaim asuransi agar mekanik bisa sesegera mungkin memperbaiki kerusakan akibat terendam banjir.

Itu dia beberapa hal-hal yang perlu kamu ketahui tentang asuransi mobil yang terkena banjir. Semoga informasi ini membantu, ya. Jangan lupa cek BeliMobilGue.co.id untuk cari tahu informasi lainnya.