Ketahui Tata Cara Over Kredit Mobil yang Aman Berikut Ini!

Apakah kamu sedang berpikir untuk membeli mobil? Ya, kebutuhan yang satu ini mungkin bakal muncul cepat ataupun lambat. Apalagi, jika saat ini kamu memiliki keluarga, maka mobilitas bakal terbantu oleh keberadaan kendaraan empat roda tersebut.

Jika sudah matang untuk membeli mobil, maka langkah selanjutnya adalah metode bayar yang hendak ditempuh. Apakah lunas atau cicil? Masing-masing pilihan memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Maka dari itu, tentukanlah dari sekarang.

Dari sekian banyak pilihan beli mobil, ada satu opsi yang mungkin terdengar asing di telinga. Ya, beli mobil dengan cara over kredit. Terlepas dari banyak hal, kamu perlu tahu tata cara over kredit mobil yang saat ini masih tabu dan jarang dilakukan masyarakat.

Memahami Over Kredit Mobil

Secara sederhana, over kredit mobil adalah pembelian yang dilakukan dengan cara melanjutkan pembayaran cicilan kendaraan tersebut. Misalnya, seseorang menjual mobil dalam kondisi jangka cicilan yang masih berjalan, maka kita akan membayar mobil plus melanjutkan kredit.

Beda orang, beda alasan mengapa mereka menjual mobil meski jangka waktu cicilan belum beres. Kesulitan ekonomi di tengah proses dan kebutuhan mendadak lainnya, bisa jadi faktor terjadinya over kredit mobil. Di sinilah kita mesti tahu banyak hal!

Mereka yang melakukan pengalihan kredit pada orang lain, biasanya mengalami kesulitan untuk membayar kredit mobil dan akan menaruh harga jual. Sisa pembayaran yang berupa cicilan, biasanya akan dibicarakan lebih lanjut sepanjang proses negosiasi.

Perlu kamu ketahui bahwa mobil over kredit punya beberapa keunggulan tersendiri. Sebagai contoh, kamu mampu mendapatkan harga yang lebih murah jika negosiasi berjalan secara lancar.

Melihat kondisi orang yang over kredit mobil karena tengah kesulitan finansial, biasanya proses negosiasi bakal berjalan lebih mudah. Namun, hal ini tak bisa kamu jadikan patokan karena ada berbagai macam alasan yang mungkin tak pernah kita tahu.

Walau bekas, mobil over kredit juga tergolong baru mengingat jangka waktu cicilannya saja belum usai. Kamu bisa mendapatkan beberapa keunggulan seperti garansi mobil yang masih berlaku dengan kondisi mulus baik luar maupun dalam.

Jika suatu saat nanti mobil tersebut mengalami kerusakan atau ada sparepart yang harus diganti, maka kamu bisa memanfaatkan garasi tersebut untuk melakukan perbaikan. Sudah paham ‘kan?

Baca Juga: Begini Cara Menghitung Pajak Mobil yang Benar.

Kini, saatnya memahami tata cara over kredit mobil secara mendalam di bawah ini!

Tata Cara Over Kredit Mobil dari Awal Sampai Akhir

Ingin membeli kendaraan bekas yang cicilannya belum tuntas? Tak usah khawatir, begini tata cara over kredit mobil secara aman!

1. Pastikan penjual tidak ada masalah kredit

Tata cara over kredit mobil yang pertama adalah memastikan bahwa sang penjual tak punya masalah cicilan. Beberapa problematika yang patut diwaspadai yakni ketika dia pernah mengalami kasus keterlambatan bayar dan cicilan macet.

Bayangkan kalau misalkan kamu tak jeli menanggapi aspek yang satu ini. Bisa-bisa, kamu kena getahnya dengan harus membayar denda keterlambatan. Jangan sampai merugi, ya! Pastikan dia tak bermasalah dengan melihat riwayat pembayaran terlebih dahulu.

2. Periksa dokumen dan kelengkapan mobil

Sudah memeriksa riwayat kredit sang penjual? Kini, saatnya kamu minta memunjukkan sejumlah kelengkapan mobil seperti dokumen administrasi dan surat-surat lainnya. Perhatikan satu per satu, jangan sampai ada yang terlewatkan sedikit pun.

Kelengkapan berupa dokumen dan surat seperti ini, perlu kamu periksa sejak awal. Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) misalnya, harus dipastikan masih berlaku dan tidak melewati masa tenggat. Begitupun dokumen dan surat-surat lainnya!

Baca Juga: Cara Mengurus Pajak Mobil yang Telat Bayar Beserta Dendanya.

3. Hindari take over di bawah tangan

Ya, jangan sampai melewatkan beberapa ketentuan penting dalam tata cara over kredit mobil. Salah satu yang mesti kamu lakukan adalah melibatkan perusahaan leasing karena mereka wajib tahu transaksi take over mobil ini.

Banyak kasus take over mobil di bawah tangan alias dilakukan tanpa melibatkan perusahaan leasing. Tak sedikit pula yang kemudian bermasalah dan melanggar hukum, sehingga kasusnya berbuntut panjang. Ingat, hal-hal seperti ini harus dihindari sejak awal.

4. Ikuti analisis finansial

Segera setelah melibatkan perusahaan leasing mobil atau bank, bicarakan dengan baik alasanmu melakukan over kredit mobil. Biarkan mereka menganalisis kemampuan finansialmu dalam membeli mobil, mulai dari bayaran awal sampai melanjutkan angsuran yang tersisa.

Agar semuanya berjalan lancar, utarakan kondisi finansial dirimu sebenar-benarnya. Jika pihak penganalisis seperti perusahaan leasing atau bank mengabulkan, maka segera ambil mobil incaranmu. Jika belum, bersabarlah dan coba lagi lain hari.

5. Lakukan perhitungan over kredit sendiri

Jika masih ragu dengan harga yang dipatok, kamu bisa melakukan perhitungan sendiri. Sekalipun nominal yang diberikan sudah terhitung murah di matamu, namun ada baiknya meninjau ulang agar uang yang dikeluarkan lebih bermanfaat.

Analisis harga mobil, lakukan perhitungan harga awal dan sisa cicilan yang belum lunas, tanyakan juga pada orang sekitar yang lebih paham. Selebihnya, kamu bisa memantau harga mobil di pasar otomotif lewat BeliMobilGue.co.id!