Ini 9 Tips Mengendarai Mobil Saat Banjir

Curah hujan akhir-akhir ini begitu lebat sehingga menyebabkan banjir di beberapa wilayah. Bila tiba-tiba terjebak di situasi demikian, ingat-ingat tips mengendarai mobil saat banjir di bawah ini.

Air menggenang dengan ketinggian rendah merupakan hal lumrah di Indonesia. Namun, akibat hujan deras dan sistem drainase yang buruk, jalanan pun bisa berubah jadi “sungai dadakan”.

Akibat hal ini, kamu pun perlu mengantisipasi kemungkinan berkendara di tengah hujan deras dan banjir. Perlu diingat, jangan pernah paksakan mobil kesayanganmu untuk tetap melaju bila cuaca semakin buruk serta banjir makin tinggi.

Di sisi lain, kamu pun perlu memerhatikan teknis dan tips mengendarai mobil saat banjir. Pasalnya, jika dikendarai saat panik dan asal selamat, bisa-bisa justru mobilmu jadi korban.

Itulah mengapa kamu perlu untuk mengetahui cara menyetir mobil yang tepat dalam kondisi hujan deras bahkan banjir. Kamu pun perlu paham perlakukan yang tepat pada mobil sehabis menerjang banjir.

Tips Mengendarai Mobil Saat Banjir

Hujan deras dan banjir membuat pandangan saat menyetir jadi sangat terbatas. Kewaspadaan tinggi sangat diperlukan agar kamu bisa tetap aman. Di saat air mulai menggenang, berhati-hatilah. Berikut tips mengendarai mobil yang aman saat banjir.

1. Nyalakan Lampu Depan

Menyalakan lampu depan merupakan cara mudah untuk menjaga penglihatan saat mengendarai mobil di tengah hujan lebat. Biasanya cara ini lebih diperuntukkan ketika kamu berkendara di jalan tol. Hal ini pun sudah sangat lumrah dilakukan. Lampu depan yang menyala sendiri merupakan kode bahwa jarak penglihatan kurang dari 100 meter.

2. Menyalakan Lampu Fog

Mobil dilengkapi dengan bermacam-macam lampu beserta fungsinya yang berbeda. Selain lampu depan, pada bagian muka mobil terdapat pula fog lamp atau lampu kabut.

Bila penglihatan saat berkendara di tengah hujan lebat semakin kabur, sangat disarankan untuk menyalakan lampu fog. Ini akan membantumu melihat ke depan dengan lebih baik sekaligus memberi tanda untuk pengendara lain agar tidak menyalip.

3. Jaga Jarak dengan Kendaraan di Depan

Berkendara dengan laju yang kencang sangat tidak disarankan saat hujan tengah deras-derasnya. Kamu pun tidak disarankan untuk menyalip mobil karena bisa mengakibatkan celaka.

Berkendaralah dengan kecepatan yang wajar. Selain itu, jagalah jarak dengan mobil di depan, setidaknya sepanjang dua mobil.

Saat jalanan basah, proses pengereman jadi lebih sulit dilakukan. Maka itu, jarak aman ini berguna agar mobil punya waktu yang cukup untuk mengerem sehingga tidak menabrak kendaraan di depannya.

Baca Juga: Ini Persyaratan Klaim Asuransi Mobil yang Terkena Banjir.

4. Jangan Ngebut!

Sempat lihat mobil angkot di Bekasi yang menerjang banjir? Ikutilah trik yang dilakukan oleh sopir angkot tersebut yaitu, menjaga putaran mesin tetap rendah.

Banyak orang berpendapat bahwa jika ngebut, mobil bisa selamat dari banjir. Padahal, hal tersebut bisa menimbulkan water hammer.

Watter hammer adalah kondisi di mana ruang mesin kemasukan terlalu banyak air karena ketidakmampuan melakukan kompresi. Akibatnya, pembakaran mesin jadi terganggu dan mobil pun bisa mati total.

Akan lebih baik untuk menjaga putaran mesin pada kisaran 1.500 hingga 2.000. Hal ini bisa membantu meminimalisir masuknya air ke dalam ruang mesin begitupula menekan potensi kerusakan.

5. Hindari Menggantungkan Kaki pada Pedal Kopling

Bagi pengendara mobil manual, tentu selalu bersinggungan dengan kopling. Perhatikanlah penggunaan kopling saat berkendara melintasi banjir.

Jangan gantungkan kakimu sehingga menginjak pedal kopling sehingga posisinya menggantung. Jika plat kopling menggantung, maka besar kemungkinan bagian tersebut akan terbakar.

6. Ikuti Gelombang Banjir

Banyak mobil yang melintas tentu berefek pada terciptanya gelombang air. Sangat disarankan untuk mengarahkan mobil mengikuti gelombang yang tercipta.

Jagalah momentum pergerakan mobil agar kecepatan dapat mengikuti laju gelombang. Hal ini bertujuan untuk membuat mobil seolah tengah melaju di jalan yang genangannya dangkal.

Baca Juga: Ini 5 Tips Mengendarai Mobil Saat Hujan.

7. Matikan Mesin Bila Banjir Semakin Tinggi

Tips mengendarai mobil saat banjir satu ini sangat krusial untuk dilakukan. Jangan memaksakan mobil untuk tetap melaju ketika genangan makin tinggi.

Pengendara disarankan untuk mematikan mobil bila sudah merasakan tanda mesin kemasukan air. Cara ini dapat membantu mobil terhindar dari water hammer dan meminimalisir kerusakan.

8. Hindari Membuka Kap Mobil Saat Mesin Mati

Bila mobil sudah mati, jangan buka kap mobil untuk melakukan pengecekan. Hal ini justru akan memperparah masuknya air ke dalam ruang mesin. Akibatnya komponen listrik bisa rusak dan mobil tidak bisa menyala saat banjir surut.

9. Lebih Baik Hindari Banjir

Sebaik-baiknya, hal yang harus dilakukan saat mobil terhadang banjir adalah menghindarinya. Oleh karena itu, bila kamu sudah dihadang hujan deras, segera cek informasi banjir melalui aplikasi ataupun media.

Menurut berbagai sumber, genangan air banjir setinggi 10 cm sudah tidak terlalu baik untuk diterjang. Pasalnya, ketinggian tersebut bisa membuat air masuk lebih mudah ke ruang mesin ataupun kabin.

Baca Juga: Sudah Tahu? Begini Cara Cek Mobil Bekas Terkena Banjir!

Semoga tips mengendarai mobil saat banjir yang telah BeliMobilGue.co.id bahas di atas bisa bermanfaat, ya! Jagalah keselamatan diri dan juga kendaraanmu selama musim hujan ini.